sarana tadabbur Q.S al-Ahzab 56
Tentang Kemerdekaan
Yang paling sejati dari kemerdekaan adalah posisi di mana kita selesai dari batasan batasan diri kita yang muncul karena persepsi kita sendiri sendiri.
Energi Semesta Adalah Jumbuh Dengan Manusia
Seluruh Elemen Semesta Telah Manunggal dalam diri kita semua tanpa terkecuali, dan satu kunci untuk mengaksesnya adalah kesadaran anda.
Titik Agung Peradaban
segala sesuatu memiliki akar, maka akar dari peradaban yang gemilang adalah.....
Rabu, 22 Juni 2016
Nderes #4 Tadabbur Q.S Al-Ahzab : 56
sarana tadabbur Q.S al-Ahzab 56
Nderes Qur'an #3 - Q.S al-ahzab : 35 -
nderes #3 Q.S Al-Ahzab : 35
Sabtu, 11 Juni 2016
Nderes Qur'an Romadhon-2 #Al-Baqoroh 74
Muqoddimah Nderes qur'an Romadhon-1
|
ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ
# خَلَقَ ٱلْإِنسَٰنَ مِنْ عَلَقٍ
# ٱقْرَأْ وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ
# ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلْقَلَم#
عَلَّمَ ٱلْإِنسَٰنَ مَا لَمْ يَعْلَمْ#
كَلَّآ إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَيَطْغَىٰٓ#
أَن رَّءَاهُ ٱسْتَغْنَىٰٓ#
إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلرُّجْعَىٰٓ#
أَرَءَيْتَ ٱلَّذِى يَنْهَىٰ
# عَبْدًا إِذَا صَلَّىٰٓ
# أَرَءَيْتَ إِن كَانَ عَلَى ٱلْهُدَىٰٓ
# أَوْ أَمَرَ بِٱلتَّقْوَىٰٓ
# أَرَءَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰٓ
# أَلَمْ يَعْلَم بِأَنَّ ٱللَّهَ يَرَىٰ
# كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعًۢا
بِٱلنَّاصِيَةِ # نَاصِيَةٍۢ كَٰذِبَةٍ خَاطِئَةٍۢ
# فَلْيَدْعُ نَادِيَهُۥ
# سَنَدْعُ ٱلزَّبَانِيَةَ
# كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَٱسْجُدْ وَٱقْتَرِب ۩
|
Senin, 21 Maret 2016
Akses Daya dengan Terima Kasih
Setiap sesuatu pasti menyimpan daya atau inti atau eksistensi
Seseorang yang berpesan baik melalui tulisan ataupun ucapan
Sesungguhnya memiliki daya yang dapat kita akses
Alam semesta juga memiliki daya
Daya ini semua saling bertautan satu sama lain
Manusia diciptakan Alloh dengan seperangkat hijab yang mempercantiknya
Hijab ini mengiringi pertumbuhan manusia
Hijab ini pula yang kemudian menyelamatkan manusia dari tebaran tebaran energi negatif dari lingkungan
Hijab ini adalah pikiran
Dengan pikiran yang memiliki bermacam macam prasangka,
Ia dapat menolak ataupun menerima rangsangan getaran energi dari lingkungannya
Namun kemudian kebanyakan manusia tidak menyadari keluar biasaan Sang Pencipta mengenai hal ini
Daya yang tersimpan di alam sekitar tidak benar benar dapat kita kenali dan kita akses
Hal ini pada dasarnya disebabkan karena kesombongan atau egoisme manusia
Ketika kita sombong atau berlaku egois, kita akan menolak apapun yang ada di hadapan kita
Termasuk daya
Kita kunci diri kita dengan kesombongan untuk tidak menerima daya dari luar
خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
"Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat." -Surah Al-Baqarah:7-
Sesungguhnya kesombongan adalah perkara yang amat sangat tidak baik
Dalam suatu hadist qudsi Alloh berfirman, "kesombongan adalah selendangKU, barang siapa yang menggunakan selendangKU, maka wajib baginya laknatKU"
Hal itu lah yang kemudian menutupi hati kita daripada mengakses segala bentuk daya dari luar
Padahal daya itu sangat bermanfaat
Dan sesungguhnya daya itu merupakan limpahan rahmat dariNYA
Ketika seseorang menuliskan pemahamannya, atau mengabarkan pemahamannya,
Tulisan atau kabaran orang tersebut menyimpan daya kepahamannya yang dapat kita akses
Dan ini sangat bermanfaat bagi diri kita
Nah,,, kerendah hatian adalah kuncinya
Rendah hati erat kaitannya dengan syukur
Seoranh yang rendah hati akan mudah bersyukur
Apa pun yang ia dapat, ia akan mensyukuri
Beda dengan tinggi hati atau sombong,
Apapun yang ia jumpai, ia tidak dapat mensyukurinya
Syukur secara harfiah akan memunculkan rasa atau ucapan terima kasih
Tatkala rasa terima kasih ini kita ucapkan dengan tulus
Maka ada keterbukaan diri untuk menerima apapun dari luar diri
Termasuk daya
Terima kasih = syukur
Maka selaras bukan dengan firman Alloh yang artinya, "bersyukurlah, maka akan Ku tambahkan nikmatKu bagimu"
Daya sesungguhnya dari Alloh
Dengan kita mengakses daya yang diletakkan oleh Alloh pada tiap tiap ciptaanNya, kita akan menerima sebagian rahmatNya
Kita akan menerima pesan pesan dari Alloh
Kita akan menerima energi energi suci ilahiah dariNya
Untuk kita manfaatkan dalam kehidupan kita sehari hari.
Silahkan syukuri apapun yang kita tangkap
Karena di balik setiap apa pun terdapat daya positif dari Alloh untuk dapat kita akses
Daya positif ini sering kali kita kenal dengan hikmah
Anda ingin mendapatkan ilmu hikmah?
Serap daya dari Alloh di balik segala sesuatu
Salam salam salam .......
Selasa, 15 Maret 2016
Gugur Di Jalan Alloh
بسم الله الرحمن الريم
ولا تحسبن الذين قتلوا في سبيل الله امواتا ، بل احياء عند ربهم يروقون
..
"Dan janganlah kamu mengira orang orang yang gugur / terbunuh di jalan Alloh itu mati. Bahkan (sesungguhnya) mereka hidup di sisi robbnya, mereka mendapatkan rizkinya" [ali-imron : 169]
Dalam perjalanan suluk, seringkali seorang salik yang dihadapkan pada ketidak pahaman akan pelajaran atau kondisi yang sedang ia tempuh, ia kemudian menganggap bahwa ia belum mendapatkan pelajaran apapun dari Alloh.
Atau ia masih belum diberi rizki kefahaman olehNya
Atau sebagian mereka mengira dirinya gagal dalam perjalanannya.
Prasangka semacam inilah yang kemudian memupuskan pengharapannya akan Alloh lah yang justru akan menghambat lelakunya.
Sungguh sebenarnya tidaklah demikian
Tak pernah ada kegagalan dalam perjalanan kehadiratulloh
Semua adalah proses
Salik yang dihadapkan pada kondisi semacam demikian itu
Yang kemudian mereka kira sebagai kegagalan,
Dan sebagian lainnya mengira belum hadirnya rizki ilmu atasnya
Justru sesungguhnya itu juga merupakan percikan ilmu, hikmah dan pembelajaran yang mendalam dariNya
Alloh mengkondisikan demikian adalah agar si salik belajar menemukan makna "mati" dan "hidup"
Sesungguhnya "mati" itu ada dalam sudut pandang manusia saja
Hanya sebagian dari sisi pandang manusia
Sedangkan "hidup" itu adalah merupakan suatu keabadian.
Maksudnya mati itu ada di sisi manusia
Sedangkan hidup itu ada di sisi Robb
Maka jangan pernah mengira bahwa orang orang yang berjalan di jalan Alloh itu gugur / mati
Kalau anda sedang mengalami kondisi demikian
Kondisi seolah gugur dalam perjalan suluk / perjalanan spiritual
Maka perlu kiranya anda sadari bahwa sesungguhnya ada sisi hidup di balik keguguran sedang anda jumpai
Silahkan temukan sisi hidup itu
Jangan mengira bahwa Alloh tidak memberikan sesuatu dalam keguguran itu
Justru ada rizki dari Robb (dzat yang maha mengayomi, yang menguasai, Sang Pemilik) yang jarang disadari oleh para pejalan suluk.
Rizki dan hidup di balik wajah keguguran itulah yang musti kita sibak.
Belajar adalah menyadari, mengamati, memahami hal hal dari apa yang kita jadikan sebagai guru
Seorang salik hendaknya berguru kepada Alloh
Dan kalau berguru kepada Alloh, mustinya betul betul kita belajar apa saja yang dari Alloh
Dan sesungguhnya tak ada satupun hal yang tidak dari Alloh
Maka mari pelajari apapun itu
Termasuk keguguran dalam jalan Alloh
Kalau anda diberi kondisi semacam gugur ini, maka segera gugah kesadaran anda mengenai siapa sejatinya yang telah menggugurkan anda
Setelah anda menyadari siapa yang menggugurkan anda, selanjutnya amati apa apa dalam gugur itu
Prosesnya, pesannya, dan lain sebagainya
Komunikasikan hasil dari pengamatan tersebut kepada Dzat yang Maha Ilmu juga Maha Membimbing
Kepahaman adalah merupakan buah dari komunikasi anda dengan dzat yang mengkondisikan anda untuk mengalami apa apa yang telah anda dapati.
Salam ..... salam .... salam ....
Wallohu'alam
"Rohman dan RohimNya senantiasa memeluk para pejalan di jalanNya (fi sabilillah)"
Minggu, 13 Maret 2016
Sujud
"Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan"
(انا مع العسر يسرا)
Ada kalanya Alloh mengusik kepasrahan kita
Pengembalian segala bentuk kegiatan dan kepunyaan yang pernah kita aku-aku-kan
Gambaran kepasrahan adalah sujud dalam sholat
Ketika seseorang sedang bersujud, semestinya kesadaran ilahiahnya tergugah.
Melesat melampaui jagat semesta
Untuk kemudian berjumpa dengan robb semesta alam
Kesinambungan antara kabar penjelasan dari baginda nabi muhammad s.a.w dengan firman Alloh di atas terletak pada dimensi sujud
Posisi dimana manusia direndahkan serendah rendahnya
Untuk berserah diri dan pasrah mengakui kemaha agungan dan kemaha luhuran Alloh
Khabar hadist nabi yang dimaksud adalah "ash-sholatu mi'rojul mukmin"
(Sholat merupakan mi'rojnya orang yang beriman)
Peristiwa mi'roj pada puncaknya bagi seorang mukmin adalah terletak pada sujud
Maka sangat benar beliau s.a.w menjelaskan bahwa kondisi terdekat seorang hamba dengan Allohnya adalah ketika sujud
Perhatikan peralihan jiwa maupun kesadaran ketika bersujud
Apakah ia vakum tanpa pergerakan ataupun peralihan sama sekali
Ataukah ia melesat beralih pada suatu alam ilahiah yang tanpa pernah bisa dijelaskan dengan kata kata?
Ketika jiwa melesat dan bercengkrama di alam sana, jasad akan bergerak sesuai kehendakNya
Itulah sisi lain dari sujud
Kepasrahan terwujud dalam tindak tanduk keseharian
Yang berpatuh akan gerak perintahNya
Namun tetap tak dapat dipungkiri bahwa pikiran pun juga akan tetap mencoba ikut andil dalam perbuatan
Namun ia akan selalu terpatahkan dengan af'al mutlak Yang Maha Mengatur
Yang seperti inilah yang sering dikatakan oleh khalayak ramai "kita boleh merancang, namun Alloh yang memutuskan"
Letak perbedaan antara muslim yang bersujud dan mereka yang enggan bersujud ada pada pengejahwantahan laku ini
Mereka yang bersujud dengan penuh kepasrahan atas segala ketetapan dan af'al mutlak Alloh
Mereka akan menghadapi segala sesuatu dengan rileks santai
Sebaliknya mereka yang enggan bersujud, hanya akan membuang buang tenaga dengan kerasnya mereka berfikir.
Pilihan ada di sisi nafs manusia
Hendak berserah ataukah tidak.
Paling Sering Diakses
Akar dari Sikap Sabar
الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَا لصّٰبِرِيْنَ عَلٰى مَاۤ اَصَا بَهُمْ وَا لْمُقِيْمِى الصَّلٰوةِ ۙ وَمِمَّا رَزَق...





