Tentang Kemerdekaan

Yang paling sejati dari kemerdekaan adalah posisi di mana kita selesai dari batasan batasan diri kita yang muncul karena persepsi kita sendiri sendiri.

Energi Semesta Adalah Jumbuh Dengan Manusia

Seluruh Elemen Semesta Telah Manunggal dalam diri kita semua tanpa terkecuali, dan satu kunci untuk mengaksesnya adalah kesadaran anda.

Titik Agung Peradaban

segala sesuatu memiliki akar, maka akar dari peradaban yang gemilang adalah.....

Tampilkan postingan dengan label manunggal ing alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manunggal ing alam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 September 2016

Spirit Wudhu Subuh

Subuh adalah sebuah spirit
Dimana ketika kesadaran kita mulai terbangun
Yang kita sadari pertama kali adalah Alloh
Dengan rasa syukur yang terdalam kepada Alloh
Rasa syukur yang sangat jujur
Bahwa kita masih bersama Alloh
Tidak terlelap dan terus lelap dalam kenikmatan
Tanpa hadirnya kesadaran

Nyawa hidup yang kian bangkit
Ada di setiap nafas penujuru subuh
Tak ada yang lain dan sesuatu apapun
Yang dituju selain Dzat Yang Maha Hidup
Yang telah menghidupkan dan meniupkan nafas hidup

Subuh adalah nyawa hidup
Ketika hampir seluruh sendi otot tubuh kita beristirahat dan mulai bangun lagi
Gerak rokaat subuh merenggangkannya lagi dengan demikian indah
Air wudhu membasuh kekotoran wajah dengan damainya
Entah itu wajah fisik, bathin, mental, pikiran maupun wajah eksistensi diri kita

Yang luntur dibasuh oleh wudhu adalah kekafiran dan kekufuran kita
Segala hal yabg menutupi ubun ubun kesadaran kita
Itulah yang dibasuh oleh air wudhu
Kerak di tangan yang menghalangi untuk membantu sesama
Kerak di kaki yang menghalangi untuk melangkah dalam kebaikan
Kerak di mulut yang menghalangi untuk berkata baik
Kerak di wajah yang menghalangi untuk menatap kebaikan
Kerak di telinga yang menghalangi untuk mendengarkan kebaikan
Kerak di kepala yang menghalangi kesadaran suci dari Alloh
Kerak di leher yang menghalangi untuk menegakkan keadilan
Kerak di hidung yang menghalangi hidup untuk lebih sadar dan jujut menginduksi seluruh sendi diri
Agar kembali pada gerbang cahaya yang semula ada dan selalubada di dalam diri kita masing masing
Itu semualah yang dibasuh oleh wudhu

Hidung yang bertasbih akan membuat oksigen yang masuk tidak menjadi sia sia
Ia masuk membawa kesadaran dan dzikir
Merangkul seluruh darah yang mengaliri diri untuk terus berdzikir dan sadar
Ia (darah) yang berdzikir ketika mencapai dan bersentuhan dengan dada
Ia akan menggetarkan dan memancar keluar menginduksi lingkungan sekitar
Untuk turut berdzikir dan kembali kepada dzat yang maha hidup
Alloh Azza Wa Jalla

Ketika ia bersinggungan dan menyentuh otak
Ia akan membersihkan otak dari segala prasangka dan persepsi juga pemikiran yang menyesatkan
Ia akan menjernihkan akal pikiran
Menjadikan ia suci dan dapat mengambil berbagai hikmah dari kesucian yang ia temukan itu

Ketika ia mencapai ubun ubun
Ia membersihkan dan membuka ubun ubun untuk menjadi jalan masuknya ilhamulloh
Kalam / firman dari Alloh untuk siapapun yang membutuhkan
Termasuk untuk dirinya sendiri

Fasalamun qoulan min robbi ar-rohim
Wamtazul yauma ayyuhal mujrimun

Sabtu, 23 Januari 2016

Sipakah Engkau ???

Hendaklah berlaku seperti alam
Tawadhu' ......
berlaku selalu memuji tuhan
segala bentuk gerak geriknya adalah sebuah perwujudan
panembahannya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa

Seperti halnya tanah
yang juga demikian tawadhu'
ia tak akan pernah dapat dan tak pernah mau terlempar ke atas
ia jadi pijakan tiap unsur kehidupan
namun ia tak hendak memperlihatkan eksistensinya

Layaknya juga air
ia pun tawadhu'
kesuciannya tak membuat dirinya sonbong
ia senantiasa mengalir ke hilir
ke arah bawah
enggan juga ia untuk mengarah ke atas
untuk menggembar gemborkan dirinya juga kesuciannya

Meleburlah bersama angin
kelembutannya menghidupi setiap segi organisme
tak satupun yang terlewati olehnya
ia pun malu untuk menunjukkan eksistensinya
kelembutannya tak terlawan apapun

Maka engkau adalah api
bercahaya menyinari
membakar apapun yang mengotori
eksistensimu pun menipu seperti halnya api
jika engkau tak mengerti apakah api itu
maka engkau akan senantiasa tertipu
terhadapa apa apa yang sekiranya tampak nyata
perhatikanlah api, sesungguhnya ia tak nampak
eksistensinya tersembunyi

siapakah dirimu sebenarnya?
yang terbuat dari empat elemen semesta yang menyelimuti

engkaulah pusat segala sesuatu
semua berputar mengelilingimu
semua sangatlah erat menyelimutimu

siapakah engkau?

Sungguh tuhan mencintai ketawadhu'an hambaNya
menundukkan ke-ego-annya
menundukkan persangkaannya
menundukkan jasadiahnya
menundukkan elemen elemen semestanya

seharusnya memang tak perlu enkau bawa selurruhnya
yang engkau kira milikmu, kepunyaanmu
untuk apa?

semua pasti kembali pada asal muasalnya
unsur tanahmu akan kembali menjadi tanah
unsur airmu pastiilah akan melebur jua dengan air semesta
unsur anginmu pun juga akan kembali melebur menjadi angin
unsur api mu juga akan kembali membara tanpa wadah lagi
semua energimu akan menyatu dengan energi makrokosmos

lantas siapa dirimu sebenarnya?
dan akan kemanakah engkau?
sudahah engkau tahu arah tujuanmu?
ataukah engkau sudah memahami jalanmu kelak?

oh ternyata kita semua sedang terlena
bukan itu ......
aapun yang engkau fikirkan
bukan itu.
itu adalah imajinasimu, khayalanmu belaka
itu hanyalah sebentuk akal - akalanmu saja

ketahuilah,
otakmu pun kelak akan melebur juga menjadi tanah, api, air, angin

lantas hendak dikemanakan buah dari akal akalanmu tadi?
akan dikemanakan khayalanmu itu?

apakah hendak engkau bawa? kemana?
dirimu pun semestinya akan kembali ke asal muasal mu
engkau harusnya juga kembali ke asalmu sendiri
karena engkau adalah pribadi sendiri

apa yang kau yakini akan kau bawa kelak
sesungguhnya adalah bekalmu untuk hari ini
yang harus dimanfaatkan
agar arah hidupmu jelas
agar engkau mudah mengarungi kehidupan ini

itu semua hanyalah bekal
yang pasti akan habis

perhatikan tujuanmu terlahir di bumi
untuk apa?
ataukah engkau belum tahu juga
untuk apa engkau terlahir

kenapa pula engkau dibekali 4 unsur elem alam semesta sekaligus?
kenapa juga engkau dibekali fikiran?
juga lengkap dengan perkembangan berfikir?

lantas untuk apa itu semua?

ketahuilah,
"Tak ada sesuatu pun ciptaanNya yang sia sia, yang tak bermanfaat
semua memiliki tujuan yang pasti"

Ketahuilah, untuk apa sebenarnya engkau berada di sini?!

Paling Sering Diakses

Akar dari Sikap Sabar

  الَّذِÙŠْÙ†َ اِذَا ذُÙƒِرَ اللّٰÙ‡ُ ÙˆَجِÙ„َتْ Ù‚ُÙ„ُÙˆْبُÙ‡ُÙ…ْ Ùˆَا لصّٰبِرِÙŠْÙ†َ عَÙ„ٰÙ‰ Ù…َاۤ اَصَا بَÙ‡ُÙ…ْ Ùˆَا Ù„ْÙ…ُÙ‚ِÙŠْÙ…ِÙ‰ الصَّÙ„ٰوةِ ۙ ÙˆَÙ…ِÙ…َّا رَزَÙ‚...